Lewis Hamilton akhirnya meraih kemenangan pertamanya bersama Ferrari di F1 GP Barcelona lewat strategi agresif tiga pit stop dan momentum Virtual Safety Car.
Hamilton Raih Kemenangan Perdana Bersama Ferrari
Lewis Hamilton akhirnya meraih kemenangan perdana bersama Ferrari setelah tampil dominan dalam balapan F1 GP Barcelona di Sirkuit Barcelona-Catalunya.
Juara dunia tujuh kali itu memanfaatkan strategi agresif tiga kali pit stop dan momentum Virtual Safety Car untuk mengalahkan Mercedes, sekaligus mempersembahkan kemenangan emosional bagi tim asal Maranello.
Sentuhan Magis Strategi Ferrari & Keberuntungan VSC
Hamilton memulai balapan dengan ban soft dan langsung menekan lini pertahanan Mercedes lewat rencana three-stop. Momentum emas muncul ketika Virtual Safety Car (VSC) muncul pada waktu yang tepat.
Situasi ini menguntungkan pembalap asal Inggris tersebut untuk melakukan pit stop “murah” (hemat waktu) sekaligus mempertahankan posisi krusial di depan George Russell dan Andrea Kimi Antonelli.
Sejak saat itu, Hamilton langsung melesat meninggalkan duo Silver Arrows untuk mengunci kemenangan pertamanya dengan seragam merah Ferrari. Ini sekaligus menjadi kemenangan ke-106 sepanjang karier luar biasanya di F1, dengan keunggulan hampir 20 detik atas Russell.
“Grazie tutti Maranello,” ucap Hamilton secara emosional melalui radio tim sesaat setelah menyentuh garis finis.
“Terima kasih banyak. Kalian telah membantu saya mewujudkan impian ini. Untuk keluarga dan para fans, terima kasih karena selalu mengingatkan saya siapa diri saya sebenarnya. Saya tidak akan bisa melakukannya tanpa kalian.”
Drama Menit Akhir & Podium All-British
Nasib sial justru menimpa Kimi Antonelli di penghujung balapan. Sang pemuncak klasemen itu mengalami masalah mesin tepat setelah berhasil menyalip Russell untuk merebut posisi kedua. Meski menyakitkan bagi Antonelli, kegagalan finis ini menjadi keuntungan bagi Russell untuk memangkas jarak di klasemen.
Drama di lap terakhir tersebut juga menjadi berkah bagi juara dunia bertahan, Lando Norris, yang naik ke posisi ketiga. Hasil ini menciptakan sejarah baru: podium pertama yang seluruhnya diisi oleh pembalap Inggris (all-British podium) sejak GP Amerika Serikat pada tahun 1968.
Sementara itu, Max Verstappen harus puas finis di posisi keempat bersama Red Bull, diikuti oleh Oscar Piastri (McLaren) di posisi kelima dan pembalap muda Red Bull, Isack Hadjar, di posisi keenam.
Alpine kembali mendulang poin ganda yang solid lewat Pierre Gasly di posisi ketujuh dan Franco Colapinto di posisi kedelapan. Melengkapi posisi 10 besar, duo pembalap Racing Bulls, Liam Lawson dan Arvid Lindblad, sukses mengamankan poin terakhir.
Di sisi lain, rekan setim Hamilton, Charles Leclerc, juga terpaksa menyudahi balapan lebih awal setelah mengalami masalah pada power steering Ferrari-nya.
Foto: F1
Pantau terus Klasemen Formula 1 2026






