Marc Marquez menyebut bahwa hanya kesalahan para rivalnya yang bisa membuka peluang baginya untuk ikut memperebutkan barisan depan di Balaton Park.
Marc Marquez merasa baru bisa bersaing memperebutkan podium di MotoGP Hungaria akhir pekan ini jika para rivalnya melakukan kesalahan.
Sang juara bertahan baru saja kembali balapan di Mugello akhir pekan lalu pascaoperasi bahu. Ia sengaja memilih salah satu sirkuit paling menguras fisik dalam kalender MotoGP untuk menguji sejauh mana pemulihannya dari cedera saraf radial.
Meski Marquez sempat menunjukkan performa apiknya dengan menjadi pembalap Ducati tercepat di kualifikasi (posisi keempat), posisinya terus merosot hingga harus puas finis ketujuh pada balapan utama. Ia tertinggal lebih dari sepuluh detik dari pemenang, Marco Bezzecchi.
Mengingat jeda waktu antara Mugello dan Balaton Park hanya beberapa hari, Marquez tidak memasang target muluk-muluk terkait kondisinya.
“Setelah Mugello, sahabat terbaik saya adalah es batu—buat kompres semuanya dan mencoba memulihkan diri,” kata Marquez sambil tersenyum, dikutip dari Crash.net. Ia juga sedang memulihkan cedera retak tulang kaki akibat insiden pada Sprint Race di Le Mans.
“Dalam tiga hari, Anda tidak akan merasakan perubahan apa pun. Saya baru berharap ada perubahan yang terasa antara Balaton dan Brno nanti. Tapi saya tahu ini akan memakan waktu berminggu-minggu.”
“Saya juga perlu mengembalikan rasa percaya diri di atas motor, tapi yang paling utama adalah membenahi kondisi fisik saya dulu.”
Marc Marquez MotoGP Hungaria: “Marco dan Martin Ada di Level Berbeda”

Di atas kertas, sirkuit Balaton Park sangat cocok dengan gaya balap Marquez. Sirkuit yang mengalir berlawanan arah jarum jam (anti-clockwise) dan bertipe stop-and-go ini menjadi keuntungan besar musim lalu, ketika ia sukses menyabet pole position dan menyapu bersih kemenangan di kedua balapan.
Namun, pembalap Ducati tersebut menegaskan bahwa situasinya tahun ini sudah jauh berbeda.
“Nggak, lupakan saja [soal menang],” jawab Marquez saat ditanya mengenai peluangnya untuk ikut berebut podium utama.
“Maksud saya, kalau sampai saya bisa ikut memperebutkan kemenangan atau podium, itu artinya pembalap lain sedang tampil kurang maksimal atau melakukan kesalahan.”
“Di Mugello tahun lalu, saya juga dapat pole dan menang di kedua balapan. Jadi, mentalitasnya sama di sini; fokus saja pada membenahi diri sendiri.”
“Saat ini, khususnya Marco dan Martin, serta beberapa pembalap lain, berada pada level yang berbeda. Seperti yang mereka perlihatkan kepada saya di Mugello, mereka jauh lebih cepat.”
Pembalap asal Spanyol tersebut menatap akhir pekan ini dengan bertengger di posisi kedelapan klasemen Kejuaraan Dunia. Ia tertinggal 102 poin dari pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, yang semakin kokoh di puncak klasemen setelah berhasil finis di depan rekan setimnya, Jorge Martin, di Mugello.
Baca juga: Jadwal MotoGP Hungaria 2026 di Balaton Park






