George Russell menanggapi santai cemoohan penonton di podium Monza setelah dikalahkan oleh rekan setimnya, Andrea Kimi Antonelli, dalam perebutan kemenangan F1 GP Italia 2026.
George Russell tidak mempermasalahkan cemoohan yang diterimanya saat berdiri di podium Formula 1 GP Italia 2026. Pembalap Mercedes tersebut hanya tersenyum setelah penonton di Monza meneriakkan “boo” saat ia menerima trofi untuk posisi kedua.
Russell harus merelakan kemenangan kepada rekan setim sekaligus pahlawan tuan rumah, Andrea Kimi Antonelli. Pembalap muda Italia itu menampilkan salah satu performa terbaiknya dengan bangkit dari posisi ke-19 untuk memenangkan balapan di kandangnya.
Antonelli harus memulai balapan dari barisan belakang setelah menerima penalti akibat penggantian komponen power unit. Namun, kecepatan dan serangkaian manuvernya membuat ia menembus kelompok depan dengan cepat.
Setelah berada di belakang Russell sebelum pertengahan balapan, Antonelli mulai terlibat langsung dalam perebutan kemenangan bersama rekan setimnya.
Strategi VSC Bantu Antonelli Mengejar Russell
Peluang Antonelli meningkat ketika Virtual Safety Car diberlakukan di pertengahan balapan. Mercedes memanggilnya masuk pit untuk menggunakan ban medium baru, sementara Russell tetap berada di lintasan dengan ban keras yang sudah dipakai.
Keunggulan ban tersebut memungkinkan Antonelli memangkas jarak dan melewati para pembalap di depannya. Ia akhirnya menyalip Russell ketika balapan hanya menyisakan tiga putaran lagi.
Sebelum manuver penentu itu, kedua pembalap Mercedes sempat terlibat duel sengit di Tikungan 1. Mereka nyaris bersenggolan saat melaju berdampingan untuk memperebutkan posisi terdepan.
Antonelli sempat melebar ke area gravel, tetapi berhasil kembali ke lintasan tanpa kehilangan peluang. Ia kemudian mengejar Russell dan memastikan kemenangan dramatis di hadapan publik Italia.
George Russell Dicemooh Penonton Monza
Kemenangan Antonelli disambut meriah oleh penonton tuan rumah. Sebaliknya, Russell menerima sambutan yang kurang ramah saat naik ke podium untuk menerima trofi sebagai runner-up.
Pembalap Inggris tersebut terdengar dicemooh oleh sebagian penonton. Meski demikian, Russell mengaku sudah memperkirakan reaksi tersebut karena ia baru saja dikalahkan Antonelli di negara asal rekan setimnya.
“Tentu saja, ketika Anda membalap di negara orang lain, hal seperti itu sudah bisa diperkirakan,” ujar Russell dalam konferensi pers setelah balapan, dilansir dari Crash.
“Jadi, saya hanya tersenyum menghadapinya.”
Russell tidak menunjukkan rasa kesal kepada penonton maupun Antonelli. Ia justru langsung mengucapkan selamat kepada rekan setimnya setelah balapan berakhir.
Russell Akui Kehebatan Antonelli
Russell mengatakan dirinya sudah menyadari ancaman Antonelli ketika melihat pembalap Italia tersebut terus naik ke posisi kelima dan keempat.
“Selamat untuk Kimi. Itu merupakan hasil yang luar biasa baginya,” kata Russell.
“Ketika melihat papan posisi dan mengetahui bahwa ia sudah berada di P5, lalu di P4, saya langsung tahu bahwa ia akan ikut bersaing di barisan depan.”
Russell mengakui dirinya kesulitan menjaga performa ban. Berbeda dari Antonelli yang memperoleh ban medium baru pada periode VSC, Russell menjalani balapan dengan satu set ban yang sama.
“Saya sedikit kesulitan dengan ban karena menjalani seluruh balapan menggunakan set tersebut,” jelasnya.
“Saya menerima hasil ini. Sejak jeda musim panas, ada lebih banyak hal positif daripada negatif. Namun, tentu saja saya lebih memilih untuk finis di posisi pertama hari ini.”
Antonelli Unggul 66 Poin dari Russell
Kemenangan di Monza semakin memperkuat posisi Antonelli dalam perebutan gelar juara dunia F1 2026. Pembalap Italia tersebut kini unggul 66 poin atas Russell dengan 10 balapan tersisa.
Russell masih memiliki peluang untuk mengejar, tetapi hasil GP Italia membuat tugasnya semakin berat. Ia membutuhkan respons yang kuat pada seri-seri berikutnya untuk mencegah Antonelli memperlebar keunggulannya.
Di sisi lain, sikap tenang Russell di podium menunjukkan bahwa persaingan internal di Mercedes masih berlangsung secara sehat. Meski kehilangan kemenangan pada fase akhir balapan, ia tetap mengakui kehebatan Antonelli dan menerima reaksi penonton Monza dengan tenang.
Sumber: F1 | Foto: LAT Images via Getty Images









