Beranda / MotoGP / “Masalah Aneh” Jadi Penyebab Kecelakaan Alex Marquez di MotoGP Austria 2026

“Masalah Aneh” Jadi Penyebab Kecelakaan Alex Marquez di MotoGP Austria 2026

Alex Marquez mengendarai motor Gresini Ducati di MotoGP Austria 2026

Alex Marquez menjelaskan bahwa masalah pada rem depan memicu kecelakaan tak biasa yang dialaminya saat sesi Practice MotoGP Austria 2026. Meski terjatuh, pembalap Gresini Racing itu tetap berhasil lolos langsung ke Q2.

Alex Marquez akhirnya mengungkap penyebab kecelakaan ganjil yang membuat sesi Practice MotoGP Austria 2026 sempat dihentikan dengan bendera merah.

Insiden tersebut terjadi ketika pembalap Gresini Ducati itu berakselerasi keluar dari Tikungan 1 menuju chicane Tikungan 2. Saat itu, sesi masih menyisakan waktu sekitar 13 menit.

Motor Alex sempat mengalami wheelie kecil. Namun, ketika ban depan kembali menyentuh aspal, bagian depan Ducati miliknya tiba-tiba kehilangan kendali dan membuatnya terjatuh di titik lintasan yang tidak lazim menjadi lokasi kecelakaan.

Alex tidak mengalami cedera, tetapi sesi harus dihentikan sementara agar marshal dapat mengevakuasi motor dan membersihkan serpihan dari lintasan.


Rem Depan Terkunci Saat Ban Menyentuh Aspal

Alex Marquez berbicara di garasi Gresini Racing pada MotoGP Austria 2026
Alex Marquez menjelaskan masalah rem yang memicu kecelakaannya dalam sesi Practice MotoGP Austria 2026.

Dalam penjelasannya, Alex mengatakan rem depan motornya sempat terkunci ketika ban kembali menyentuh permukaan lintasan. Ia menyebut kejadian tersebut sebagai “masalah yang agak aneh”.

Karakter Red Bull Ring menuntut pengereman keras sehingga sistem rem terus bekerja mendekati batas maksimal. Dalam kondisi seperti itu, roda depan terkadang dapat sedikit terkunci.

Situasi menjadi semakin rumit karena insiden terjadi pada flying lap pertama Alex. Saat motor mengalami wheelie dan ban depan kembali turun, seluruh bagian depan motor harus berada dalam kondisi yang tepat agar pembalap tetap dapat mengendalikannya.

Namun, masalah pada rem muncul pada momen tersebut dan membuat Alex kehilangan kendali.

Benturan yang dialaminya terasa cukup keras karena kecelakaan terjadi secara tiba-tiba. Tubuhnya tidak sempat bersiap menghadapi benturan, tetapi ia memastikan kondisi fisiknya baik-baik saja setelah insiden itu.


Tetap Lolos Langsung ke Q2

Setelah sesi dimulai kembali, Alex segera kembali ke lintasan menggunakan motor cadangan. Ia mampu mencatatkan waktu kompetitif pada menit-menit terakhir dan akhirnya menempati posisi kedelapan.

Hasil tersebut cukup untuk mengantarkannya langsung ke Q2 bersama sembilan pembalap tercepat lainnya.

Meski demikian, Alex mengakui bahwa performa Gresini belum sesuai dengan harapan. Ia mengalami kesulitan mendapatkan daya cengkeram ban belakang dan belum mampu memaksimalkan traksi dari kedua ban.

Namun, pembalap asal Spanyol itu tetap optimistis bahwa timnya bisa memperbaiki situasi sebelum sesi kualifikasi dan Sprint.

“Bagaimana sebuah akhir pekan dimulai, bukan berarti akan berakhir dengan cara yang sama,” ujarnya, dilansir dari Crash. “Kami akan mencoba membalikkan keadaan.”


Masalah Fairing Sudah Muncul sejak FP1

Kecelakaan pada sesi Practice bukan satu-satunya insiden yang dialami Alex pada hari Jumat.

Dalam FP1, bagian aero pod kiri bawah motor terlepas saat ia melakukan pengereman menuju Tikungan 4. Masalah tersebut membuatnya melebar hingga masuk ke area gravel.

Kerusakan pada fairing juga mengganggu program pengujian Gresini. Alex tidak dapat melakukan perbandingan langsung terhadap sejumlah perubahan setelan yang telah disiapkan oleh tim.

Akibatnya, Gresini kehilangan kesempatan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai arah pengembangan motor selama sesi pagi.


Alex Marquez: Pedro Acosta Sulit Dikalahkan

Saat membahas persaingan di Red Bull Ring, Alex menilai Pedro Acosta sebagai pembalap terkuat setelah menyapu bersih sesi FP1 dan Practice.

Menurutnya, Acosta memiliki keunggulan sekitar setengah detik atas para rival dalam hal race pace. Performa tersebut membuat pembalap Red Bull KTM itu menjadi sosok yang harus dikalahkan dalam Sprint dan balapan utama.

“Di atas kertas, dia adalah pembalap yang harus dikalahkan pada Sabtu dan Minggu,” kata Alex.

Ia bahkan menilai Acosta sebagai pembalap dengan peluang terbesar untuk merebut seluruh 37 poin yang tersedia sepanjang akhir pekan MotoGP Austria.

Alex berharap kenaikan suhu lintasan dapat membantu Gresini meningkatkan performa. Namun, ia mengakui bahwa kemampuan KTM di Red Bull Ring sejauh ini terlihat sangat mengesankan.


Sumber: MotoGP | Foto: Gold and Goose

Pantau terus Klasemen MotoGP 2026

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top 5 Klasemen MotoGP

PosRiderPoin
1 🇪🇸 Jorge Martín Aprilia Racing306
2 🇪🇸 Marc Marquez Ducati Lenovo Team294
3 🇮🇹 Marco Bezzecchi Aprilia Racing264
4 🇪🇸 Pedro Acosta Red Bull KTM Factory Racing234
5 🇮🇹 Fabio Di Giannantonio Pertamina Enduro VR46 Racing230
Lihat Klasemen Lengkap

Top 5 Klasemen F1

PosDriverPoin
1 🇮🇹 Andrea Kimi Antonelli Mercedes292
2 🇬🇧 George Russell Mercedes211
3 🇬🇧 Lewis Hamilton Ferrari191
4 🇬🇧 Lando Norris McLaren186
5 🇲🇨 Charles Leclerc Ferrari167
Lihat Klasemen Lengkap