Marc Marquez memenangi Sprint MotoGP Jepang 2026 di Motegi. Diogo Moreira meraih podium Sprint perdananya setelah penalti menurunkan Jorge Martin ke posisi ketiga dan Enea Bastianini ke urutan keempat.
Marc Marquez menuntaskan Sprint sepanjang 12 lap di Sirkuit Motegi, Sabtu (3/10/2026), dengan waktu 20 menit 50,376 detik. Kemenangan pada putaran ke-16 musim ini membantu pembalap Ducati Lenovo tersebut memangkas keunggulan Jorge Martin di klasemen menjadi 7 poin.
Start dari posisi kedua, Marquez langsung mengambil alih pimpinan balapan melalui late braking di Tikungan 1. Martin sempat mencoba bertahan dari sisi luar, tetapi akhirnya harus mengikuti rivalnya. Marquez kemudian mempertahankan posisi terdepan hingga bendera finis.
Penalti Martin dan Bastianini Angkat Moreira ke Posisi Kedua
Drama justru terjadi setelah balapan selesai. Martin dan Bastianini melewati garis finis di posisi kedua dan ketiga, diikuti oleh Diogo Moreira.
Namun, Martin dan Bastianini mendapat penalti turun satu posisi karena melewati batas lintasan (track limits) pada lap terakhir. Keputusan tersebut mengangkat Moreira ke posisi kedua, sementara Martin menempati urutan ketiga dan Bastianini turun ke posisi keempat.
Hasil ini menjadi podium Sprint pertama Moreira di kelas MotoGP. Rookie Pro Honda LCR tersebut memulai balapan dari posisi kesembilan dan berhasil bersaing di kelompok depan sebelum mendapat keuntungan dari penalti pada kedua rivalnya.
Pembalap tuan rumah Ai Ogura menempati posisi kelima, disusul oleh Marco Bezzecchi dan Johann Zarco. Raul Fernandez berada di urutan kedelapan, sementara Fabio Quartararo mengamankan posisi kesembilan sekaligus poin terakhir dalam Sprint.
Hasil Lengkap Sprint MotoGP Jepang 2026
| Pos | Pembalap | Nat | Tim / Motor | Waktu / Selisih |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Marc Marquez | SPA | Ducati LenovoDucati GP26 | 20:50.376 |
| 2 | Diogo Moreira* | BRA | Pro Honda LCRHonda RC213V | +2.754 |
| 3 | Jorge Martin† | SPA | Aprilia RacingAprilia RS-GP26 | +2.466 |
| 4 | Enea Bastianini† | ITA | Red Bull KTM Tech3KTM RC16 | +2.508 |
| 5 | Ai Ogura | JPN | Trackhouse ApriliaAprilia RS-GP26 | +5.992 |
| 6 | Marco Bezzecchi | ITA | Aprilia RacingAprilia RS-GP26 | +6.984 |
| 7 | Johann Zarco | FRA | Castrol Honda LCRHonda RC213V | +8.088 |
| 8 | Raul Fernandez | SPA | Trackhouse ApriliaAprilia RS-GP26 | +8.817 |
| 9 | Fabio Quartararo | FRA | Monster YamahaYamaha YZR-M1 | +10.586 |
| 10 | Fermin Aldeguer | SPA | BK8 GresiniDucati GP25 | +11.129 |
| 11 | Luca Marini | ITA | Honda HRC CastrolHonda RC213V | +13.632 |
| 12 | Franco Morbidelli | ITA | Pertamina VR46Ducati GP25 | +15.209 |
| 13 | Alex Rins | SPA | Monster YamahaYamaha YZR-M1 | +19.873 |
| 14 | Somkiat Chantra | THA | Honda HRC CastrolHonda RC213V | +19.983 |
| 15 | Maverick Viñales | SPA | Red Bull KTM Tech3KTM RC16 | +20.469 |
| 16 | Jack Miller | AUS | Pramac YamahaYamaha YZR-M1 | +21.894 |
| 17 | Toprak Razgatlioglu* | TUR | Pramac YamahaYamaha YZR-M1 | +38.442 |
| 18 | Brad Binder | RSA | Red Bull KTMKTM RC16 | +41.284 |
| Tidak Finis (DNF) | ||||
| DNF | Francesco Bagnaia | ITA | Ducati LenovoDucati GP26 | — |
| DNF | Pedro Acosta | SPA | Red Bull KTMKTM RC16 | — |
| DNF | Fabio Di Giannantonio | ITA | Pertamina VR46Ducati GP26 | — |
| DNF | Alex Marquez | SPA | BK8 GresiniDucati GP26 | — |
Posisi mengikuti klasifikasi setelah penalti. Selisih waktu mengikuti data MotoGP dan tidak selalu berurut karena penalti posisi. † Penalti turun satu posisi akibat track limits pada lap terakhir. * Pembalap rookie. DNF: tidak finis. Semua selisih waktu dalam detik.
Acosta, Alex Marquez, dan Di Giannantonio Crash pada Lap Pertama
Balapan langsung kehilangan tiga pembalap pada lap pembuka. Insiden di Tikungan 3 melibatkan Alex Marquez, Pedro Acosta, dan Fabio Di Giannantonio.
Alex Marquez kehilangan kendali saat memasuki zona pengereman dan mengalami kontak dengan Acosta. Di Giannantonio ikut terseret dalam kecelakaan tersebut. Ketiganya tidak dapat melanjutkan balapan.
Bagi Acosta, insiden ini mengakhiri peluangnya meraih poin setelah memulai Sprint dari barisan terdepan. Pembalap KTM tersebut datang ke Jepang dengan bekal kemenangan Grand Prix pertamanya di Austria.
Masalah Ban Ganggu Martin, Pecco Tidak Finis
Martin sempat terlihat cukup aman di posisi kedua, tetapi kehilangan cengkeraman ban belakang pada lap-lap terakhir. Tayangan ulang memperlihatkan getaran pada motor Aprilia-nya ketika Bastianini dan Moreira semakin mendekat.
Martin tetap berhasil mencapai garis finis, meski kemudian kehilangan satu posisi akibat penalti. Nasib berbeda dialami Francesco ‘Pecco’ Bagnaia, yang masuk pit setelah sebagian permukaan ban belakangnya terlepas.
Bagnaia tercatat tidak finis setelah menyelesaikan 11 lap. Hasil tersebut menambah kesulitannya di Motegi setelah gagal lolos ke Q2 dan harus memulai balapan dari posisi ke-13.
Jarak Martin dan Marquez Kini Tujuh Poin

Martin memasuki akhir pekan di Jepang dengan keunggulan 12 poin atas Marquez. Setelah Sprint, jarak keduanya menyusut menjadi 7 poin.
Marquez membawa pulang 12 poin sebagai pemenang, sedangkan Martin memperoleh 7 poin dari posisi ketiga. Dengan demikian, pembalap Ducati tersebut memangkas 5 poin dari rival utamanya menjelang balapan pada Minggu.
Pembalap Pengganti dan Livery Khusus Honda
Somkiat Chantra tampil bersama Honda HRC Castrol untuk menggantikan Joan Mir, yang masih menjalani pemulihan dan observasi medis setelah mengalami masalah kesehatan sejak GP San Marino. Chantra mendampingi Luca Marini sepanjang akhir pekan di Motegi.
Sementara itu, Takaaki Nakagami harus membatalkan penampilan wildcard-nya setelah mengalami patah tulang selangka akibat kecelakaan pada sesi FP1. Maverick Viñales kembali membalap bersama Red Bull KTM Tech3 setelah absen dalam 4 putaran terakhir karena cedera bahu.
Pada balapan Minggu, Honda akan menggunakan livery khusus untuk memperingati 60 tahun keikutsertaannya di kelas utama sejak 1966.
Aspal Baru Motegi Menambah Tantangan Ban
Menjelang akhir pekan di Jepang, Michelin menyiapkan tiga pilihan ban depan dan tiga pilihan ban belakang untuk menghadapi permukaan Motegi yang telah diaspal ulang.
Ban depan soft, medium, dan hard menggunakan kompon simetris, dengan konstruksi khusus yang diperkuat pada pilihan hard. Untuk ban belakang, Michelin membawa pilihan dengan tingkat kekerasan lebih tinggi dibandingkan 2025. Ban soft dan medium menggunakan casing standar, sedangkan pilihan hard memakai casing yang diperkuat seperti di Austria.
Sumber: MotoGP | Foto: Gold & Goose









