Red Bull resmi mempertahankan Isack Hadjar sebagai rekan setim Max Verstappen untuk Formula 1 musim 2027 setelah pembalap muda Prancis itu tampil meyakinkan pada tahun pertamanya bersama tim utama.
Red Bull telah mengunci susunan pembalapnya untuk Formula 1 musim 2027. Isack Hadjar dipastikan tetap mendampingi Max Verstappen setelah menandatangani kontrak perpanjangan.
Verstappen sebelumnya telah memperpanjang kontraknya hingga akhir 2030. Dengan demikian, Red Bull memilih mempertahankan duet yang sama untuk menghadapi musim kedua dengan regulasi teknis baru F1.
Hadjar mendapat promosi ke Red Bull pada awal musim 2026 setelah menjalani musim debut yang mengesankan bersama Racing Bulls. Ia menggantikan Yuki Tsunoda, yang kesulitan mendekati performa Verstappen selama memperkuat tim utama pada 2025.
Keputusan mempertahankan Hadjar juga mengakhiri spekulasi mengenai kursi kedua Red Bull, posisi yang dalam beberapa musim terakhir kerap mengalami pergantian pembalap.
Performa Hadjar Meyakinkan Red Bull

Hadjar menunjukkan awal yang menjanjikan sejak bergabung dengan Red Bull. Ia menempati posisi ketiga dalam sesi kualifikasi seri pembuka di Australia dan sempat mencatatkan tujuh finis enam besar secara beruntun.
Pencapaian terbaiknya musim ini datang ketika ia finis ketiga di Grand Prix Monaco. Hasil tersebut menjadi podium pertamanya bersama Red Bull sekaligus podium kedua sepanjang kariernya di Formula 1, setelah sebelumnya finis ketiga di GP Belanda 2025 bersama Racing Bulls.
Menjelang GP Azerbaijan, Hadjar berada di posisi kedelapan klasemen pembalap F1 2026 dengan 71 poin. Sementara itu, Verstappen menempati peringkat keenam dengan 145 poin.
Perolehan Hadjar terbilang impresif karena ia harus melewatkan tiga balapan terakhir akibat cedera pergelangan tangan yang dialami saat berlatih selama jeda musim panas.
Hadjar kini telah dinyatakan siap kembali memperkuat Red Bull pada Grand Prix Azerbaijan di Baku akhir pekan ini. Selama absennya, kursi Hadjar ditempati oleh Liam Lawson.
Red Bull Puas dengan Perkembangan Hadjar
CEO sekaligus Kepala Tim Red Bull, Laurent Mekies, mengatakan keputusan untuk memperpanjang kontrak Hadjar tergolong mudah karena performa dan komitmen yang telah ditunjukkannya.
“Kami sangat antusias untuk melanjutkan perjalanan bersama Isack,” kata Mekies dalam pengumuman resmi Red Bull.
“Sejak bergabung dengan kami pada awal tahun, ia tampil luar biasa, baik di dalam maupun di luar lintasan. Terlebih, ini baru musim keduanya di Formula 1. Karena itu, memperpanjang kontraknya merupakan keputusan yang sangat mudah.”
Mekies juga memuji cara Hadjar beradaptasi dengan lingkungan tim. Pembalap berusia 21 tahun itu disebut aktif bekerja bersama para insinyur di pabrik Red Bull di Milton Keynes dan memiliki keinginan besar untuk terus belajar.
Menurut Mekies, ketenangan Hadjar sudah terlihat sejak akhir pekan pertamanya bersama Red Bull di Melbourne. Ia menilai pembalap Prancis tersebut mampu menangani promosi ke tim utama dengan sangat baik.
“Masa setelah cederanya merupakan periode yang sulit bagi Isack. Namun, perpanjangan kontrak ini menjadi bukti betapa besarnya kepercayaan kami kepadanya,” tambah Mekies.
Hadjar: Sebuah Keistimewaan Membalap Bersama Verstappen
Hadjar menyambut positif kesempatan untuk melanjutkan kariernya bersama Red Bull dan kembali menjadi rekan setim Verstappen pada musim depan.
“Saya sangat antusias untuk tetap bersama Oracle Red Bull Racing,” ujar Hadjar.
“Saya bergabung dengan tim ini delapan bulan lalu dan langsung memahami skala serta ambisi organisasi ini. Ada begitu banyak orang berbakat di pabrik, dan Anda menyadari betapa besarnya keistimewaan membalap untuk tim seperti ini bersama juara dunia 4 kali seperti Max.”
Hadjar menegaskan bahwa dirinya akan terus belajar dan mendorong kemampuannya untuk berkembang lebih jauh. Kepercayaan dari Mekies dan seluruh anggota tim disebut-sebut membuatnya semakin bersemangat untuk menghadapi masa depan bersama Red Bull.
Dengan Verstappen dan Hadjar yang telah dipastikan bertahan, Red Bull kini memiliki stabilitas lebih awal untuk mempersiapkan musim 2027. Sebelum itu, tim masih berusaha memaksimalkan delapan putaran terakhir musim 2026, dimulai dari GP Azerbaijan.
Foto: F1








