Honda memastikan Joan Mir akan melewatkan Grand Prix Jepang dan Indonesia setelah hasil pemeriksaan medisnya belum memberikan diagnosis yang pasti. Juara dunia MotoGP 2020 itu diminta beristirahat sepenuhnya selama 15 hari.
Joan Mir dipastikan absen dari MotoGP Jepang dan Indonesia 2026 karena masalah kesehatan yang telah memengaruhi energi dan performanya selama beberapa bulan terakhir.
Pembalap Honda HRC Castrol tersebut sebelumnya mengundurkan diri pada lap kelima Grand Prix San Marino setelah kondisinya terus memburuk sepanjang akhir pekan di Misano.
Mir sempat mengikuti sesi latihan, kualifikasi, dan Sprint. Namun, ia mengaku hanya memiliki kurang dari separuh energi normalnya.
“Saya tidak merasa 100 persen, bahkan tidak sampai 50 persen,” kata Mir saat itu. Ia juga mengeluhkan kelelahan dan sakit kepala ringan, tetapi belum mengetahui penyebabnya.
Setelah meninggalkan Misano, Mir langsung menuju Barcelona untuk menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Universitas Dexeus. Pemeriksaan awal menemukan perubahan pada sejumlah parameter dalam hasil tes darahnya sehingga diperlukan analisis lebih lanjut.
Honda kemudian menarik Mir dari Grand Prix Austria pada 18–20 September. Takaaki Nakagami ditunjuk untuk menggantikannya di Red Bull Ring.
Mir awalnya diharapkan pulih sebelum MotoGP Jepang. Namun, Honda dan MotoGP kini mengonfirmasi bahwa ia juga tidak dapat mengikuti dua seri pembuka tur Asia tersebut.
MotoGP Jepang akan berlangsung di Mobility Resort Motegi pada 2–4 Oktober, sedangkan MotoGP Indonesia akan digelar di Sirkuit Mandalika pada 9–11 Oktober.
Penyebab Gangguan Kesehatan Joan Mir Belum Diketahui
Direktur Medis MotoGP, dr. Angel Charte menjelaskan bahwa Mir telah mengalami berbagai gejala yang memengaruhi energi dan performanya selama beberapa bulan. Tingkat keparahan gejala tersebut meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
Meski telah menjalani serangkaian pemeriksaan, penyebab pasti gangguan kesehatannya belum dapat ditemukan.
“Penyebabnya masih belum dapat dikonfirmasi saat ini,” ujar Charte.
Karena gejala Mir terus berlanjut dan dinilai cukup parah, tim medis menyarankan agar Mir beristirahat total serta menjalani sejumlah perawatan selama 15 hari.
Berdasarkan rekomendasi tersebut, Mir tidak diizinkan mengikuti Grand Prix Jepang dan Indonesia. Kondisinya akan terus dipantau sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.
Honda belum menetapkan kapan Mir dapat kembali membalap. Artinya, partisipasinya dalam Grand Prix Australia di Phillip Island pada 23–25 Oktober juga belum dapat dipastikan.
Siapa yang Akan Menggantikan Joan Mir?
Honda HRC belum mengumumkan pembalap yang akan menggantikan Mir di Motegi dan Mandalika. Pabrikan Jepang tersebut menyatakan bahwa nama penggantinya akan diumumkan kemudian.
Takaaki Nakagami menjadi salah satu pilihan setelah menggantikan Mir pada Grand Prix Austria. Namun, pembalap penguji Honda tersebut sebelumnya sudah didaftarkan sebagai pembalap wildcard bersama HRC Test Team untuk MotoGP Jepang.
Nakagami memiliki program pengujian tersendiri di Motegi. Karena itu, belum diketahui apakah Honda akan mempertahankan rencana wildcard tersebut atau memindahkannya ke motor tim pabrikan milik Mir.
Penampilan di Motegi juga memiliki arti khusus bagi Nakagami karena MotoGP akan menghapus seluruh partisipasi wildcard di kelas utama mulai 2027.
Selain Nakagami, dua nama lain disebut-sebut berpeluang menggantikan Mir.
Aleix Espargaro
Aleix Espargaro merupakan pembalap penguji Honda dan telah beberapa kali memperkuat tim pabrikan sebagai pengganti pembalap reguler.
Namun, Espargaro baru pulih dari cedera serius akibat kecelakaan saat menjalani tes privat Honda di Sepang pada April. Kecelakaan tersebut menyebabkan empat tulang belakangnya retak dan membuatnya harus menjalani operasi.
Setelah melalui proses rehabilitasi panjang serta operasi kedua untuk melepas pelat dan sekrup dari punggungnya, Espargaro dilaporkan telah kembali mengendarai motor dalam tes di Mugello. Kondisi itu membuatnya menjadi salah satu kandidat paling logis, meski belum ada konfirmasi resmi dari Honda.
Cal Crutchlow
Cal Crutchlow juga dapat menjadi pilihan setelah tampil dalam 6 Grand Prix musim ini untuk menggantikan Johann Zarco di LCR Honda.
Pengalamannya dengan RC213V membuat pembalap Inggris tersebut tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi. Namun, Crutchlow sebelumnya mengatakan bahwa kesediaannya untuk menggantikan Zarco turut dipengaruhi oleh kedekatannya dengan LCR dan pemilik tim, Lucio Cecchinello.
Jika dipilih untuk menggantikan Mir, Crutchlow akan membalap bersama tim pabrikan Honda HRC, bukan LCR.
Untuk sementara, fokus utama Honda tetap tertuju pada pemulihan Mir. Kepastian mengenai pembalap pengganti maupun jadwal kembalinya sang juara dunia 2020 akan bergantung pada hasil pemeriksaan berikutnya.
Foto: Gold & Goose








