MotoGP merilis video putaran virtual perdana Sirkuit Adelaide yang akan menjadi tuan rumah GP Australia mulai 2027. Visualisasi tersebut memperlihatkan karakter lintasan sepanjang 4,13 kilometer dengan 15 tikungan, serta kecepatan maksimum hingga 343 km/jam.
MotoGP akhirnya memperlihatkan secara lebih detail bentuk Sirkuit Adelaide melalui render digital dan video putaran virtual dari sudut pandang on-board.
Sirkuit jalan raya di pusat kota Adelaide tersebut akan menggantikan Sirkuit Phillip Island sebagai tuan rumah GP Australia mulai musim 2027. Kesepakatan awal berlangsung selama 6 musim hingga 2032.
Melalui simulasi terbaru, penggemar dapat melihat gambaran utuh lintasan, mulai dari bagian berkecepatan rendah, rangkaian chicane, lintasan lurus panjang, hingga area run-off yang dirancang khusus untuk memenuhi standar keselamatan MotoGP.
Melihat Sirkuit Adelaide dari Sudut Pandang On-Board
Video virtual membawa penonton mengitari lintasan sepanjang 4,13 kilometer dengan 15 tikungan. Desainnya memadukan tikungan lambat dan berkecepatan menengah dengan beberapa perubahan arah yang cukup tajam.
Selepas garis start, pembalap akan menghadapi rangkaian tikungan yang melintasi kawasan taman dan jalanan pusat kota Adelaide. Beberapa bagian mengambil inspirasi dari sirkuit Formula 1 lama, termasuk Stag Corner, Rundle Road, Brewery Bend, dan Dequetteville Terrace.
Kontur lintasan mayoritas terlihat datar. Namun, terdapat sedikit tanjakan menuju Tikungan 8 yang mengingatkan pada jalur menanjak menuju Coppice di Sirkuit Donington Park.
Motor MotoGP Diperkirakan Tembus 343 Km/Jam
Salah satu bagian paling menarik dalam video virtual tersebut adalah lintasan lurus sepanjang sekitar 900 meter di Dequetteville Terrace.
MotoGP memperkirakan para pembalap dapat mencapai kecepatan hingga 343 km/jam sebelum melakukan pengereman keras menjelang sektor terakhir. Selepas lintasan lurus itu, pembalap terus menghadapi dua chicane yang menuntut kestabilan motor ketika mengubah arah.
Berikut spesifikasi utama Sirkuit Adelaide MotoGP 2027:
- Panjang lintasan: 4,13 kilometer
- Jumlah tikungan: 15
- Lintasan lurus terpanjang: sekitar 900 meter
- Kecepatan maksimum: 343 km/jam
- Karakter: kombinasi tikungan lambat, berkecepatan menengah, dan beberapa chicane
- Elevasi: mayoritas datar dengan sedikit tanjakan menuju Tikungan 8
Konfigurasi tersebut akan menghasilkan karakter yang sangat berbeda dari Phillip Island. Jika Phillip Island terkenal dengan tikungan cepat dan mengalir, Adelaide lebih banyak menawarkan zona pengereman keras serta perubahan arah pada kecepatan rendah hingga menengah.
Area Run-Off Disiapkan di Seluruh Tikungan

Tampilan virtual juga memberikan gambaran mengenai sistem keselamatan yang akan digunakan. Peta lintasan menunjukkan keberadaan area run-off kerikil di sisi luar seluruh 15 tikungan.
Ketersediaan ruang pengaman menjadi perhatian penting karena Adelaide akan menjadi sirkuit jalan raya pusat kota pertama yang menggelar balapan MotoGP.
Desain lintasan merupakan hasil kerja sama selama beberapa bulan antara MotoGP, Federasi Balap Motor Internasional (FIM), dan pihak penyelenggara di Adelaide.
Wakil CEO MotoGP Group, Carlos Ezpeleta, menegaskan bahwa pihaknya ingin menciptakan lintasan yang menarik sekaligus aman bagi para pembalap.
“Kami telah menghabiskan waktu berbulan-bulan bekerja sama dengan FIM dan rekan-rekan kami di Adelaide untuk merancang sirkuit MotoGP yang tidak hanya menarik, tetapi yang paling penting, aman,” ujar Ezpeleta.
Gantikan Phillip Island Mulai 2027
Sirkuit Adelaide akan mengambil alih status tuan rumah GP Australia dari Sirkuit Phillip Island mulai musim 2027. Perpindahan ini menandai perubahan besar karena Phillip Island telah menjadi bagian penting dalam kalender MotoGP selama puluhan tahun.
Adelaide menawarkan konsep yang berbeda dengan menempatkan lintasan di kawasan pusat kota. Penyelenggara ingin menggabungkan balapan MotoGP dengan atmosfer festival sekaligus mempermudah akses bagi para penonton.
Balapan perdana akan berlangsung pada November 2027. Kesepakatan antara MotoGP dan Pemerintah Australia Selatan berlaku hingga 2032.
Peluncuran Berlangsung di Tengah Kontroversi Lingkungan
Peluncuran tampilan virtual ini berlangsung saat kontroversi pembangunan Sirkuit Adelaide masih berlanjut. Penolakan telah muncul sejak rencana pemindahan GP Australia ke Adelaide diumumkan.
Lebih dari 43.000 orang menandatangani petisi yang meminta pemerintah menghentikan proyek tersebut karena khawatir terhadap dampaknya pada Adelaide Park Lands.
Data terbaru dari pemerintah menyebutkan bahwa pembangunan lintasan tersebut membutuhkan penebangan 377 pohon. Sebanyak 42 di antaranya masuk dalam kategori pohon signifikan, sedangkan sebagian besar lainnya dikategorikan sebagai spesies invasif, pohon tanpa status perlindungan, pohon yang telah mati, atau pohon yang berada dalam kondisi buruk.
Pemerintah berjanji menanam sepuluh pohon baru untuk menggantikan setiap pohon yang ditebang. Sebanyak 88 pohon juga akan dipindahkan ke lokasi terdekat, sementara 22 pohon masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Terlepas dari kontroversi tersebut, video virtual terbaru memberikan gambaran yang paling jelas tentang bentuk dan karakter Sirkuit Adelaide. Lintasan ini akan menghadirkan tantangan yang benar-benar berbeda ketika MotoGP memulai era barunya di Australia pada 2027.
Sumber: MotoGP









