Beranda / MotoGP / Menang Sprint MotoGP Malaysia 2026, Acosta: “Rasanya Seperti yang Pertama”

Menang Sprint MotoGP Malaysia 2026, Acosta: “Rasanya Seperti yang Pertama”

Pedro Acosta mengepalkan kedua tangan di atas motor KTM saat hujan turun di Sepang.

Pedro Acosta meraih kemenangan Sprint keduanya musim ini di MotoGP Malaysia 2026 di Sepang International Circuit. Ia mengaku terus mengingat kesalahan di Austria saat menghadapi lap-lap terakhir yang diwarnai hujan.

SEPANG — Kemenangan Sprint MotoGP Malaysia 2026 terasa seperti yang pertama bagi Pedro Acosta, meski pembalap KTM itu sudah pernah berdiri di podium teratas Sprint musim ini.

Acosta menuntaskan balapan 10 lap di Sepang dengan keunggulan 0,578 detik atas Marc Marquez, sementara Marco Bezzecchi melengkapi podium. Itu menjadi kemenangan Sprint keduanya pada musim 2026.

“Rasanya seperti yang pertama, saya akan bilang begitu,” ujar Acosta dalam sesi media scrum yang dihadiri TrackSideGP usai Sprint, Sabtu (31/10).

Kemenangan itu diraih dalam kondisi yang terus memaksa pembalap untuk menilai risiko. Balapan dimulai di lintasan kering, lalu tetesan hujan membuat kelompok depan harus membaca tingkat grip sambil tetap berebut posisi.


Mengejar Ogura sambil membaca kondisi

Ai Ogura sempat memimpin sebelum Acosta mengambil alih posisi terdepan pada fase akhir. Pembalap Jepang itu akhirnya turun ke urutan keempat setelah juga dilewati oleh Marquez dan Bezzecchi. 

Acosta mengaku mungkin terlalu memaksakan diri saat berusaha mengikuti Ogura dalam kondisi kering. Ia ingin menjaga jarak yang cukup dekat agar bisa menyerang di Tikungan 6 atau Tikungan 9.

Ketika hujan mulai turun, kesulitannya bergeser ke seberapa banyak ia masih bisa menekan di setiap bagian lintasan.

“Syukurlah, hujannya tidak sederas kelihatannya. Memang Tikungan 4 terkadang cukup sulit, begitu juga Tikungan 5,” kata Acosta.

“Cukup sulit untuk memahami berapa banyak hujan yang turun pada setiap lap.”

Acosta juga mengaitkan kesempatannya untuk menyerang dengan kondisi klasemen. Ia merasa lebih bebas untuk mengambil peluang, sementara Marquez di belakangnya berjuang meraih gelar juara dunia.


Tidak ingin mengulang kesalahan di Austria

Menjelang finis, Acosta berusaha menjaga konsentrasinya. Pengalaman di Austria menjadi pengingat agar ia tidak menyia-nyiakan kesempatan yang sudah ada di tangannya.

“Dengan 3 lap tersisa, saya benar-benar fokus, meski hujan turun, agar tidak membuat kesalahan seperti di Austria,” ujarnya.

“Biasanya saya bukan yang terbaik dalam kondisi mix. Tetapi saya rasa hari ini saya mendapat pengalaman.”

Acosta kini mengalihkan perhatiannya ke balapan utama. Ia masih ingin melihat bagaimana cuaca berkembang, dengan pengelolaan ban sebagai salah satu perhatian utamanya untuk menghadapi jarak balapan yang lebih panjang.


Foto: MotoGP

Pantau terus Klasemen MotoGP 2026

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top 5 Klasemen MotoGP

PosRiderPoin
1 🇪🇸 Marc Marquez Ducati Lenovo Team399
2 🇪🇸 Jorge Martín Aprilia Racing355
3 🇮🇹 Marco Bezzecchi Aprilia Racing332
4 🇪🇸 Pedro Acosta Red Bull KTM Factory Racing295
5 🇯🇵 Ai Ogura Trackhouse MotoGP Team278
Lihat Klasemen Lengkap

Top 5 Klasemen F1

PosDriverPoin
1 🇮🇹 Andrea Kimi Antonelli Mercedes340
2 🇬🇧 George Russell Mercedes238
3 🇬🇧 Lewis Hamilton Ferrari229
4 🇳🇱 Max Verstappen Red Bull Racing221
5 🇲🇨 Charles Leclerc Ferrari215
Lihat Klasemen Lengkap