Beberapa lap di belakang Marc Marquez memberi Marco Bezzecchi kesempatan untuk mempelajari rivalnya. Pembalap Aprilia itu masih mencari langkah maju untuk balapan utama MotoGP Malaysia 2026.
SEPANG — Marco Bezzecchi memanfaatkan beberapa lap terakhir Sprint MotoGP Malaysia 2026 untuk mengamati Marc Marquez dari dekat. Ia ingin memahami apa yang dilakukan rivalnya di atas motor sebelum kembali bertemu dalam balapan utama.
Pembalap Aprilia itu finis ketiga di Sepang, Sabtu (31/10), di belakang Pedro Acosta dan Marc Marquez. Meski belum mampu melewati pembalap Ducati tersebut, Bezzecchi merasa mendapatkan pelajaran dari posisi itu.
“Berada di belakang Marc, terutama pada beberapa lap terakhir, membantu saya melihat dan memahami apa yang dia lakukan di atas motor,” ujar Bezzecchi dalam sesi media scrum yang dihadiri oleh TrackSideGP.
“Dia sangat presisi di setiap tikungan. Jadi, itu membantu dan menyenangkan.”
Masih mencari langkah maju
Bezzecchi menyampaikan penilaian itu ketika ditanya tentang perasaannya saat menghadapi balapan utama. Ia mengaku masih memiliki beberapa hal yang perlu disesuaikan.
Kesempatan mengikuti Marquez memberinya bahan untuk mencari perbaikan. Kecepatan rivalnya memang menyulitkan, tetapi juga membuat Bezzecchi bisa melihat langsung hal-hal yang mungkin bisa ia pelajari.
“Marc selalu sangat cepat, tetapi menyenangkan karena saya bisa belajar sesuatu. Jadi, mari mencoba membuat kemajuan,” katanya.
Bezzecchi juga menjelaskan bahwa ia semakin mendekati pembalap di depannya saat hujan mulai turun. Namun, ia merasa tidak berhasil memangkas jarak dengan cukup cepat untuk benar-benar berduel dengan Marquez.
Podium belum memangkas selisih poin
Hasil Sprint menempatkan Bezzecchi 52 poin di belakang Marquez dalam klasemen. Ia tetap harus mencari cara untuk finis di depan rivalnya agar bisa memperkecil ketertinggalan.
Ban medium masih menjadi pilihan
Sementara itu, Bezzecchi masih mempertimbangkan ban belakang medium untuk balapan utama. Degradasi ban menjadi salah satu perhatian pembalap Aprilia tersebut menjelang balapan dengan jarak yang lebih panjang.
“Yang pasti, ban medium adalah pilihan karena tingkat keausannya cukup tinggi,” jelasnya.
Bezzecchi menjelaskan bahwa ia dan timnya telah bekerja dengan baik menggunakan ban soft sepanjang akhir pekan. Namun, mereka masih perlu menganalisis data untuk menentukan pilihan terbaik dalam menghadapi balapan utama.
Bezzecchi masih perlu menuntaskan penyesuaian yang dia inginkan sebelum balapan utama pada Minggu (1/11). Beberapa lap di belakang Marquez pada Sprint menjadi salah satu bahan yang bisa ia bawa ke persiapan tersebut.
Foto: MotoGP









