Beranda / MotoGP / Senggol Bezzecchi di Sepang, Ai Ogura: “70 Persen Salah Saya”

Senggol Bezzecchi di Sepang, Ai Ogura: “70 Persen Salah Saya”

Ai Ogura dan Marco Bezzecchi melintasi tikungan dengan motor Aprilia.

Ai Ogura mengakui porsi kesalahan terbesar dalam senggolan dengan Marco Bezzecchi terjadi di MotoGP Malaysia 2026. Bezzecchi menilai kontak itu tidak perlu terjadi, tetapi menegaskan bahwa ia tidak menyimpan kekesalan.

Ai Ogura mengaku bertanggung jawab atas senggolan dengan sesama pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, pada lap-lap akhir MotoGP Malaysia di Sepang, Minggu (1/11).

Insiden terjadi di Tikungan 1 ketika keduanya memperebutkan posisi keempat. Sayap depan motor Trackhouse Aprilia milik Ogura terlepas akibat kontak tersebut, tetapi kedua pembalap tetap bisa melanjutkan balapan.

Ogura akhirnya finis keempat, sementara Bezzecchi menyelesaikan balapan di posisi keenam setelah kehilangan satu posisi lagi pada lap terakhir.


Ogura Salah Membaca Pergerakan Bezzecchi

Ai Ogura menghabiskan sebagian besar balapan di belakang Bezzecchi sebelum menemukan peluang untuk menyerang. Namun, ia mengakui keliru dalam memperkirakan jalur yang akan diambil pembalap Aprilia Racing tersebut.

“Saya sedang mencoba naik satu posisi dan dia berusaha mempertahankan posisinya,” ujar Ogura.

“Saya tidak melihatnya dan mengira dia akan tetap berada di jalurnya menuju Tikungan 2. Namun, dia mencoba kembali menyentuh apeks di Tikungan 1. Itu sesuatu yang tidak saya duga.”

Dalam penilaiannya, Ogura menempatkan sebagian besar kesalahan pada dirinya sendiri.

“Jadi, menurut saya, pembagiannya 70/30, dan 70 persen ada pada saya,” katanya.

Ogura menjelaskan bahwa peluang menyalip muncul karena Bezzecchi kesulitan mendapatkan akselerasi yang baik saat keluar dari beberapa tikungan.

“Alasan saya bisa melewati Bez adalah karena akselerasinya kurang bagus saat keluar dari Tikungan 14 dan Tikungan 3. Di situlah saya bisa mendekat dan mulai mendapatkan banyak peluang,” tambahnya.


Bezzecchi: Kontak Itu Tidak Perlu Terjadi

Bezzecchi mengakui Ogura memang lebih cepat pada fase tersebut. Karena itu, ia merasa pembalap Jepang tersebut sebenarnya bisa menunggu kesempatan lain untuk menyalipnya.

“Saat itu, Ai sedikit lebih cepat dari saya. Jadi saya pikir dia akan segera menyalip, mungkin tiga tikungan kemudian,” kata Bezzecchi.

“Menurut saya, kontak itu tidak perlu terjadi karena kami berdua berisiko terjatuh. Namun, pada akhirnya semuanya berjalan baik, jadi tidak ada yang perlu dikeluhkan. Hal seperti ini bisa terjadi.”

Meski menilai manuver tersebut terlalu berisiko, Bezzecchi menegaskan bahwa ia tidak menyimpan kekesalan terhadap Ogura.


Ogura Hanya Berjarak 0,804 Detik dari Podium

Setelah melewati Bezzecchi, Ogura mendekati Alex Marquez yang berada di posisi ketiga. Ia akhirnya melewati garis finis hanya 0,804 detik di belakang pembalap Gresini Ducati tersebut.

Jarak yang begitu dekat membuat Ogura merasa kesempatan untuk podium mungkin akan lebih besar jika ia berhasil menyalip lebih awal.

“Setelah finis, ketika sudah begitu dekat dengan podium, Anda berpikir, ‘Ah, seandainya saya bisa melakukan manuver itu dua lap lebih awal’,” ungkapnya.

“Tetapi itulah balapan saya. Saya harus menerimanya dan melangkah maju.”


Bezzecchi Nyaris Jatuh pada Lap Terakhir

Bezzecchi menghadapi momen menegangkan lainnya pada lap terakhir. Ia kehilangan grip ban depan ketika mulai mengerem, lalu melebar dan harus berusaha menyelamatkan motornya.

“Saya kehilangan grip depan begitu sedikit menyentuh rem. Saya benar-benar keluar jalur dan berisiko terjatuh,” jelasnya.

“Itu momen yang sulit, dan saya kehilangan satu posisi lagi. Sangat berat, tetapi saya berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkannya. Untungnya saya tidak jatuh.”

Kesalahan tersebut memberi Enea Bastianini kesempatan untuk merebut posisi kelima. Bezzecchi pun finis keenam, dua posisi di belakang Ogura.

Setelah podium ketiga di Sprint dan finis keenam pada balapan utama, Bezzecchi tetap menempati posisi ketiga klasemen dengan 332 poin. Ia tertinggal 23 poin dari rekan setimnya, Jorge Martin, serta 67 poin dari pemimpin klasemen, Marc Marquez.


Foto: MotoGP

Pantau terus Klasemen MotoGP 2026

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top 5 Klasemen MotoGP

PosRiderPoin
1 🇪🇸 Marc Marquez Ducati Lenovo Team399
2 🇪🇸 Jorge Martín Aprilia Racing355
3 🇮🇹 Marco Bezzecchi Aprilia Racing332
4 🇪🇸 Pedro Acosta Red Bull KTM Factory Racing295
5 🇯🇵 Ai Ogura Trackhouse MotoGP Team278
Lihat Klasemen Lengkap

Top 5 Klasemen F1

PosDriverPoin
1 🇮🇹 Andrea Kimi Antonelli Mercedes340
2 🇬🇧 George Russell Mercedes238
3 🇬🇧 Lewis Hamilton Ferrari229
4 🇳🇱 Max Verstappen Red Bull Racing221
5 🇲🇨 Charles Leclerc Ferrari215
Lihat Klasemen Lengkap