Marco Bezzecchi memberi kabar terbaru setelah mengalami crash hebat di MotoGP Belanda 2026, yang membuatnya kehilangan puncak klasemen.
Marco Bezzecchi akhirnya memberikan kabar terbaru setelah mengalami kecelakaan hebat pada MotoGP Belanda 2026.
Pembalap Aprilia Racing tersebut mengatakan bahwa kini saatnya ia “merawat semua rasa sakit dan memar” setelah mengalami crash berkecepatan tinggi di Sirkuit Assen. Insiden ini tidak hanya membuat Bezzecchi harus ke rumah sakit untuk pemeriksaan menyeluruh, tetapi juga membuatnya kehilangan posisi puncak klasemen sementara MotoGP 2026.
Bezzecchi Crash di Kecepatan 200 Km/Jam
Kecelakaan terjadi pada lap kedua balapan utama MotoGP Belanda 2026. Saat itu, Bezzecchi berada di posisi keempat sebelum kehilangan kendali di Tikungan 15.
Motor dan tubuhnya terlempar ke area gravel dengan kecepatan sekitar 200 km/jam. Bezzecchi terlihat berguling beberapa kali sebelum akhirnya berhenti di dekat pagar pembatas.
Tim medis langsung memberikan pertolongan di lokasi kejadian sebelum membawanya ke medical centre sirkuit. Karena mengalami nyeri hebat akibat benturan keras, Bezzecchi kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Beruntung, hasil pemeriksaan tidak menunjukkan adanya cedera serius atau patah tulang. Ia diperbolehkan keluar dari rumah sakit dan langsung pulang pada Minggu malam.
Bezzecchi: Tidak Ada Kata Menyerah
Melalui media sosialnya pada hari Senin, Bezzecchi membagikan kondisi terbarunya setelah kecelakaan tersebut.
“Kecelakaan yang cukup parah kemarin… saatnya merawat semua rasa sakit dan memar ini.
Nggak ada kata menyerah!
Terima kasih atas dukungan kalian semua,”
Komentar tersebut menjadi kabar positif bagi Aprilia, terutama setelah akhir pekan di Assen yang penuh drama bagi Bezzecchi.
Aprilia Tetap Dominan di Assen
Meski Bezzecchi gagal finis, Aprilia tetap menjadi kekuatan utama di MotoGP Belanda 2026.
Ai Ogura sukses meraih kemenangan perdananya di kelas MotoGP bersama Trackhouse Aprilia. Raul Fernandez finis kedua, sementara Jorge Martin melengkapi podium di posisi ketiga.
Hasil tersebut membuat Aprilia menyapu bersih podium di Assen. Namun, bagi tim pabrikan Aprilia, kecelakaan Bezzecchi tetap menjadi pukulan besar.
“Sangat disayangkan atas kesalahan yang dibuat Marco,” ujar CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, dilansir dari Crash.
“Di akhir pekan, ketika ia menunjukkan kecepatan yang luar biasa, seharusnya ia bisa meraih hasil yang jauh lebih baik. Namun, prioritas utama kami saat ini adalah memastikan ia pulih secepat dan sebaik mungkin setelah kecelakaan parah tersebut.”
Puncak Klasemen Direbut Jorge Martin

Kegagalan finis di Assen membuat posisi Bezzecchi di klasemen sementara MotoGP 2026 berubah drastis.
Ia harus menyerahkan puncak klasemen kepada rekan setimnya, Jorge Martin, yang kini memimpin untuk pertama kalinya sejak seri COTA.
Situasi Bezzecchi semakin berat karena dalam beberapa balapan terakhir ia gagal mengumpulkan banyak poin. Setelah crash di Sprint Race Brno, sanksi skorsing, dan DNF di Assen, Bezzecchi hanya mengoleksi 6 poin dari 4 balapan terakhir.
Seri berikutnya di Sachsenring akan menjadi ujian penting bagi Bezzecchi sebelum jeda musim panas. Ia kini tertinggal 7 poin dari Jorge Martin di puncak klasemen.
Foto: MotoGP






