Honda menunjuk Aleix Espargaro untuk mendampingi Luca Marini di Mandalika, saat Joan Mir masih menjalani pemulihan akibat masalah kesehatan.
Honda HRC Castrol resmi menunjuk Aleix Espargaro sebagai pengganti Joan Mir untuk MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, pada 9–11 Oktober. Pengumuman pada Selasa (6/10) itu memastikan pembalap penguji Honda tersebut akan kembali mengikuti akhir pekan balapan MotoGP untuk pertama kalinya sejak GP Valencia 2025.
Mir masih menjalani pemulihan sesuai rekomendasi tim medis. Honda sebelumnya telah mengumumkan bahwa juara dunia MotoGP 2020 itu akan melewatkan seri Jepang dan Indonesia setelah mengalami gejala yang memengaruhi energi dan performanya selama beberapa bulan.
Dalam keterangan medis yang dirilis Honda pada 22 September, penyebab keluhan tersebut belum dapat dipastikan. Mir disarankan untuk beristirahat dan menjalani terapi pemulihan sambil melanjutkan pemeriksaan.
Comeback Setelah Cedera di Sepang
Kesempatan menggantikan Mir datang setelah Espargaro sendiri melewati masa pemulihan yang panjang. Pemenang 3 balapan MotoGP itu mengalami kecelakaan saat mengikuti tes privat Honda di Sepang pada April.
Cedera tulang belakang mengharuskannya menjalani operasi, disusul tindakan lanjutan pada Agustus untuk mengangkat pelat dan sekrup yang sebelumnya dipasang di punggungnya.
Akibat cedera tersebut, Espargaro kehilangan banyak waktu pengujian bersama Honda RC213V. Rencana tampil sebagai wildcard-nya juga terdampak, sehingga ia menuju Mandalika dengan persiapan yang terbatas.
Ekspektasi Realistis di Mandalika
Espargaro menyebut kesempatan membela tim pabrikan Honda sebagai kehormatan. Ia juga berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya saat Mir dan sesama pembalap penguji Honda, Takaaki Nakagami, masih menjalani pemulihan.
Nakagami mengalami patah tulang selangka kiri setelah terjatuh pada FP1 MotoGP Jepang, Jumat (2/10), sehingga harus mengakhiri akhir pekan balapnya lebih awal.
“Kami datang ke Mandalika dengan ekspektasi yang realistis karena saya hanya melahap sedikit putaran. Mandalika adalah trek yang sangat menguras fisik,” kata Espargaro.
Selain tuntutan fisik dari karakter sirkuit, Espargaro juga menyoroti cuaca yang bisa membuat akhir pekan semakin berat. Fokusnya adalah kembali menyesuaikan diri dengan RC213V dan memberikan kontribusi terbaik bagi tim serta pengembangan Honda.
Marini Memburu Posisi Sepuluh Besar
Pada MotoGP Jepang pekan lalu, posisi Mir ditempati oleh pembalap Honda WorldSBK, Somkiat Chantra. Pembalap Thailand tersebut finis ke-13, menyamai hasil terbaiknya di MotoGP, sementara Luca Marini menuntaskan balapan di posisi ke-10.
Chantra akan kembali menjalankan tugasnya di WorldSBK pada putaran Estoril, yang berlangsung bersamaan dengan MotoGP Indonesia. Honda pun beralih kepada Espargaro untuk mendampingi Marini di Mandalika.
Marini datang ke Indonesia sebagai pembalap Honda dengan posisi tertinggi di klasemen. Ia berada di urutan ke-12 dengan 104 poin, tertinggal 12 poin dari Enea Bastianini dan 18 poin dari Fermin Aldeguer yang menempati posisi kesepuluh.
Mandalika memberi Marini alasan untuk optimistis. Ia finis kelima di sana pada 2025, menyamai hasil terbaiknya bersama Honda. Untuk akhir pekan ini, Marini ingin tampil kuat sejak Jumat dan mengamankan tiket langsung ke Q2.
Sumber: Honda.Racing | Foto: MotoGP









