Jorge Martin mengincar comeback di MotoGP Malaysia setelah pemeriksaan lanjutan membawa kabar positif. Namun, peluangnya untuk membalap di Sepang masih bergantung pada perkembangan kondisi dan hasil evaluasi medis.
Jorge Martin dan Aprilia sedang mengupayakan kembali ke lintasan pada MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober–1 November. Targetnya adalah mengikuti sesi latihan pembuka pada Jumat, meski partisipasinya belum dapat dipastikan.
Martin mengalami cedera di dekat pergelangan tangan kanan setelah terjatuh saat berduel memperebutkan kemenangan dengan Marc Marquez pada Sprint MotoGP Australia, Sabtu (24/10). Insiden itu membuatnya kehilangan posisi puncak klasemen dan dinyatakan tidak fit untuk mengikuti balapan utama.
Hasil Pemeriksaan Membawa Kabar Positif
Pemeriksaan CT scan lanjutan memastikan Martin mengalami fraktur pada ujung tulang radius, dekat pergelangan tangan kanan, tanpa pergeseran posisi tulang. Dugaan adanya fraktur kedua pada tulang ulna juga tidak dapat dikonfirmasi.
Aprilia menyatakan bahwa Martin tidak akan kembali ke Spanyol dan akan menjalani perawatan selama beberapa hari ke depan.
Manajer Tim Aprilia, Paolo Bonora, mengatakan operasi tampaknya belum diperlukan berdasarkan kondisi pada saat itu.
“Saat ini sepertinya operasi tidak diperlukan. Jadi, itu kabar positif. Kami hanya perlu menunggu untuk melihat bagaimana kondisinya berkembang,” ujar Bonora kepada reporter pit lane MotoGP, Jack Appleyard.
Bonora juga mengaku lega melihat kondisi dan suasana hati Martin membaik pada Minggu pagi. Meski demikian, tim akan terus memantau perkembangan pemulihannya.
Aprilia Upayakan Martin Kembali pada Latihan Jumat
Bonora menegaskan bahwa Martin menjadi orang yang paling bersemangat untuk mengejar peluang kembali membalap di Sepang.
“Kami akan mengupayakannya. Tentu saja kami akan mengupayakannya. Dan dia adalah orang pertama yang bekerja keras untuk mencapai target itu,” katanya.
Namun, keputusan akhirnya tetap harus mengikuti penilaian medis.
“Kami harus menunggu informasi terbaru dari tim medis. Kami semua insinyur, jadi kami harus mengikuti hasil pemeriksaan dan kondisi medisnya. Namun, kami cukup positif mengenai hal itu.”
Sementara itu, CEO Aprilia, Massimo Rivola, menyampaikan pandangan yang lebih hati-hati. Seperti dikutip Crash, ia menilai peluang Martin untuk membalap di Sepang akan “sangat sulit”. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa target comeback belum berarti Martin dipastikan bisa tampil.
Selisih dengan Marquez Tetap 10 Poin
Kecelakaan Martin dan kemenangan Marc Marquez pada Sprint mengubah persaingan di puncak klasemen. Martin, yang datang ke Australia dengan keunggulan 2 poin, kini tertinggal 10 poin dari pembalap Ducati tersebut.
Jarak itu tidak bertambah setelah balapan utama pada Minggu (25/10) dibatalkan karena cuaca buruk. Marquez pun kehilangan kesempatan untuk menambah poin ketika Martin sudah dipastikan absen.
“Nol poin untuk Marc, nol poin untuk Jorge, jadi perebutan gelar masih terbuka. Yang paling penting saat ini adalah patah tulangnya tidak disertai pergeseran,” kata Bonora kepada TNT Sports setelah pembatalan dikonfirmasi.
Sepang menjadi seri pertama dari empat putaran yang masih tercantum dalam kalender musim ini, dengan asumsi Grand Prix Qatar tetap berlangsung sesuai rencana. Bagi Martin, perkembangan kondisinya dalam beberapa hari mendatang akan menentukan apakah ia bisa kembali melanjutkan perebutan gelar di lintasan.
Sumber: MotoGP & TNT Sports | Foto: MotoGP









