Alex Marquez menjadi pembalap tercepat dalam sesi Practice MotoGP Jepang 2026 di Motegi, Jumat (2/10). Pembalap BK8 Gresini Ducati itu mencetak rekor putaran baru dengan waktu 1 menit 42,811 detik, mengungguli Pedro Acosta dan Marc Marquez.
Acosta menutup sesi di posisi kedua dengan selisih hanya 0,076 detik. Marc menyusul di urutan ketiga, tepat 0,100 detik di belakang adiknya. Ketiga pembalap tersebut terpaut selisih waktu yang sangat tipis menjelang kualifikasi pada Sabtu.
Sesi Practice pada Jumat sore menentukan 10 pembalap yang langsung lolos ke Kualifikasi 2 (Q2).
Acosta Kuat Sebelum Time Attack, Marc Menonjol dengan Ban Medium
Sebelum para pembalap beralih ke time attack untuk mengejar satu putaran tercepat, Acosta menunjukkan kecepatan terbaik dalam konfigurasi balapan. Pembalap KTM itu kemudian tetap berada dalam persaingan teratas hingga akhir sesi, meski akhirnya harus mengakui keunggulan Alex Marquez.
Marc juga memperlihatkan kecepatan yang menjanjikan. Pada fase sebelum time attack, ia menjadi satu-satunya pembalap di lima besar yang menggunakan ban belakang medium, sementara pembalap lainnya memakai ban soft.
Marco Bezzecchi menempati posisi keempat, lalu Enea Bastianini melengkapi lima besar. Fabio Di Giannantonio, Fabio Quartararo, Jorge Martin, Diogo Moreira, dan Johann Zarco mengisi posisi keenam hingga kesepuluh sekaligus mengamankan tiket langsung ke Q2.
Bagnaia dan Ogura Harus Melalui Q1
Sesi sempat berhenti karena bendera merah setelah motor Ai Ogura mengalami kerusakan mesin pada awal latihan. Petugas harus membersihkan cairan yang tercecer di lintasan sebelum melanjutkan sesi.
Persaingan memperebutkan posisi sepuluh besar semakin ketat pada menit-menit terakhir. Bendera kuning akibat kecelakaan turut mengganggu kesempatan sejumlah pembalap untuk memperbaiki catatan waktu.
Ogura akhirnya berada di posisi ke-15, tepat di depan Francesco Bagnaia. Keduanya harus memulai kualifikasi melalui Q1 pada Sabtu (3/10). Fermin Aldeguer juga gagal lolos langsung ke Q2 setelah finis di urutan ke-11, hanya terpaut 0,004 detik dari Zarco di batas sepuluh besar.
Hasil Lengkap Practice MotoGP Jepang 2026
| Pos | Pembalap | Nat | Tim / Motor | Waktu / Selisih |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Alex Marquez | SPA | BK8 GresiniDucati GP26 | 1:42.811Lap 24/25318 km/jam |
| 2 | Pedro Acosta | SPA | Red Bull KTMKTM RC16 | +0.076Lap 24/25318 km/jam |
| 3 | Marc Marquez | SPA | Ducati LenovoDucati GP26 | +0.100Lap 23/24317 km/jam |
| 4 | Marco Bezzecchi | ITA | Aprilia RacingAprilia RS-GP26 | +0.218Lap 18/24317 km/jam |
| 5 | Enea Bastianini | ITA | Red Bull KTM Tech3KTM RC16 | +0.349Lap 23/23320 km/jam |
| 6 | Fabio Di Giannantonio | ITA | Pertamina VR46Ducati GP26 | +0.386Lap 23/24315 km/jam |
| 7 | Fabio Quartararo | FRA | Monster YamahaYamaha YZR-M1 | +0.419Lap 24/25310 km/jam |
| 8 | Jorge Martin | SPA | Aprilia RacingAprilia RS-GP26 | +0.464Lap 18/23316 km/jam |
| 9 | Diogo Moreira* | BRA | Pro Honda LCRHonda RC213V | +0.495Lap 18/22320 km/jam |
| 10 | Johann Zarco | FRA | Castrol Honda LCRHonda RC213V | +0.574Lap 19/22319 km/jam |
| Pembalap berikut harus melalui Q1 | ||||
| 11 | Fermin Aldeguer | SPA | BK8 GresiniDucati GP25 | +0.578Lap 22/22315 km/jam |
| 12 | Brad Binder | RSA | Red Bull KTMKTM RC16 | +0.618Lap 23/23319 km/jam |
| 13 | Raul Fernandez | SPA | Trackhouse ApriliaAprilia RS-GP26 | +0.674Lap 22/25313 km/jam |
| 14 | Franco Morbidelli | ITA | Pertamina VR46Ducati GP25 | +0.716Lap 22/23317 km/jam |
| 15 | Ai Ogura | JPN | Trackhouse ApriliaAprilia RS-GP26 | +0.768Lap 21/24319 km/jam |
| 16 | Francesco Bagnaia | ITA | Ducati LenovoDucati GP26 | +0.775Lap 16/21317 km/jam |
| 17 | Luca Marini | ITA | Honda HRC CastrolHonda RC213V | +0.877Lap 21/22319 km/jam |
| 18 | Jack Miller | AUS | Pramac YamahaYamaha YZR-M1 | +0.917Lap 17/23309 km/jam |
| 19 | Somkiat Chantra | THA | Honda HRC CastrolHonda RC213V | +1.085Lap 24/25320 km/jam |
| 20 | Alex Rins | SPA | Monster YamahaYamaha YZR-M1 | +1.493Lap 21/22310 km/jam |
| 21 | Toprak Razgatlioglu* | TUR | Pramac YamahaYamaha YZR-M1 | +1.600Lap 18/23309 km/jam |
| 22 | Maverick Viñales | SPA | Red Bull KTM Tech3KTM RC16 | +2.025Lap 10/22316 km/jam |
Posisi 1–10 lolos langsung ke Q2. Selisih waktu dihitung terhadap Alex Marquez, dalam detik. Lap menunjukkan putaran saat waktu terbaik dicatat / total putaran. Kecepatan adalah kecepatan maksimum sesi. *Pembalap rookie.
Nakagami Cedera, Chantra Menggantikan Joan Mir
Akhir pekan kandang Takaaki Nakagami berakhir lebih cepat. Pembalap wildcard Honda itu mengalami patah tulang selangka akibat kecelakaan pada awal FP1 dan tidak dapat mengikuti sisa rangkaian MotoGP Jepang 2026.
Sementara itu, Somkiat Chantra turun bersama Honda HRC Castrol sebagai pengganti Joan Mir. Mir masih menjalani pemulihan dan observasi atas masalah kesehatan yang mulai muncul setelah GP San Marino.
Chantra, yang membalap bersama LCR Honda pada musim 2025 dan akan berkompetisi di WorldSBK pada 2026, kembali ke MotoGP untuk mendampingi Luca Marini di Motegi.
Maverick Vinales juga kembali memperkuat Red Bull KTM Tech3 setelah absen dalam empat seri terakhir akibat masalah pada bahunya. Selama masa pemulihannya, posisi Vinales diisi oleh Pol Espargaro.
Pada balapan utama hari Minggu, Honda HRC Castrol akan menggunakan livery khusus untuk memperingati 60 tahun debut Honda di kelas utama pada 1966.
Aspal Baru Motegi Membawa Perubahan Alokasi Ban
Motegi telah diaspal ulang sepenuhnya menjelang MotoGP Jepang 2026. Tanpa data pengujian pada permukaan baru tersebut, Michelin menyiapkan tiga pilihan ban depan dan tiga pilihan ban belakang berdasarkan simulasi serta informasi dari penyelenggaraan sebelumnya.
Menurut Piero Taramasso, Manajer Kompetisi Roda Dua Michelin Motorsport, ban depan soft, medium, dan hard mempertahankan tingkat kekakuan seperti tahun lalu serta menggunakan kompon yang simetris. Khusus ban hard, Michelin menyediakan konstruksi yang lebih kuat dan akan kembali menawarkannya di Mandalika.
Untuk ban belakang, Michelin memilih tingkat kekakuan yang lebih tinggi dibandingkan dengan musim 2025 sebagai langkah antisipasi terhadap karakter aspal baru. Ban soft dan medium menggunakan casing standar, sedangkan ban hard memakai casing yang diperkuat seperti yang tersedia pada MotoGP Austria.
Sumber: MotoGP | Foto: Gold & Goose









